Sup Tekalo, Kuliner Lokal Kaltim Warisan Suku Asli di Kawasan IKN

Date:

Kalimantan Timur memiliki banyak sekali kuliner lokal khas yang bercita rasa tinggi. Namun ada satu kuliner khas warisan Suku Baliq yang merupakan suku asli di daerah yang kini dikenal sebagai IKN. Kuliner tersebut adalah Sup Tekalo, sajian berbahan daging dan berkuah ini sudah nyaris punah. Bukan hanya karena bahan bumbu yang unik, tetapi juga tergerus sajian modern.

Asal Muasal Sup Tekalo

Sup Tekalo merupakan resep warisan suku asli yang bermukim di wilayah Penajam yang kini menjadi IKN. Bahan baku berikut bumbu-bumbunya adalah hasil alam di sekitar pemukiman mereka.

Pada resep asli, sebenarnya menggunakan daging payau, kijang, ataupun kancil. Namun tidak semua orang cocok dengan cita rasanya. Maka dari itu, saat ini lebih sering menggunakan daging sapi sebagai bahan utama.

Menurut Dahlia, pemilik usaha kuliner Sup Tekalo, tekalo merupakan bahan yang awalnya digunakan untuk mempercepat proses memasak daging agar lekas empuk. Masyarakat sekitar kerap pula menyebut tekalo dengan laos besar. Sementara penduduk Jawa lebih mengenal dengan sebutan kecombrang.

“Tekalo itu kalau di suku kami bilang laos besar, kalau bahasa luarnya bilang kecombrang, Jaman dulu susah sekali mendapatkan rempah-rempah dan alternatifnya dengan menggunakan tekalo ini”, tutur Dahlia.

Sebagaimana kita tahu, bahwa bunga kecombrang memiliki cita rasa juga aroma yang unik. Itulah mengapa Sup Tekalo juga menyuguhkan rasa yang unik, lezat sekaligus otentik. Meskipun berkuah dan bahan utamanya daging, tetapi berbeda dengan rawon. Ada rasa gurih, asam, dan segar. Sekilas mirip Sop Konro khas Makassar, tetapi lebih light.

Resep turun temurun ini tidak banyak yang menguasai, hal ini pula yang menjadi salah satu alasan kenapa kuliner khas Kaltim yang satu ini tidak sepopuler nasi bekepor, kepiting saus dandito, gence ruan, ataupun kuliner khas Kaltim lainnya.

Dahlia menangkap kondisi ini sebagai peluang usaha yang menjanjikan, sekaligus upaya melestarikan kuliner warisan budaya khas Penajam-Kalimantan Timur (IKN)

“Ini memang kami usahakan untuk dikembangkan karena tekalo merupakan khas makanan kami di sini dan hampir punah. Bahkan anak-anak di usia kami dari Suku Baliq sendiri tidak pernah merasakannya. Jadi kami mencoba mengenalkan lagi kepada masyarakat sebagai makanan khas di IKN”, tambah Dahlia.

Potensi Sup Tekalo Sebagai Pesona Kuliner IKN

Dalam rangka Famtrip bertajuk ‘paradise of the east’, Ririn S.D. selaku Kepala Dinas Pariwisata Propinsi Kaltim sempat singgah di daerah Sepaku-IKN dan mencicipi Sup Tekalo. Beliau pun mengakui kelezatan kuliner tersebut yang terasa unik sekaligus otentik.

“Makanan khas di sepaku salah satu sop tekalo yang rasanya unik dan khas, dan tidak ada di tempat lain,” ungkap Rini.

Tak ayal beliau pun berharap agar kuliner tersebut dapat segera diperkenalkan kepada masyarakat luas. Selain agar lebih familiar, beliau juga menilai bahwa menu tersebut mampu jadi pesona kuliner yang menarik wisatawan.

Sebab itulah pihak Dinas Pariwisata akan mendata Sup Tekalo sebagai salah satu menu lokal yang termasuk dalam kekayaan kuliner Kalimantan Timur. Selanjutnya akan melakukan pembinaan bagi pengusaha kuliner yang menyajikan menu tersebut, agar nantinya dapat memperkenalkan kepada wistawan yang berkunjung ke wilayah IKN.

Banyak kuliner lokal atau jenis rempah dari daerah di Indonesia yang menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Semoga menu Sup Tekalo yang lezat dengan ciri khas dari suku asli Kaltim ini pun dapat menjadi salah satu warisan kuliner yang terus terjaga kelestariannya. Lebih baik lagi, jika bisa menjadi pesona bagi peningkatan pariwisata IKN nantinya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Banjir di Kawasan Kutai Barat Meluas, Menggenangi 6 Kecamatan

Air bah di kawasan Kutai Barat tingginya lebih dari...

Pupuk Kaltim Beri Reward Kepada 15 Distributor Terbaik sebagai Apresiasi Kinerja selama 2023

PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) mengadakan acara penghargaan...

Pemkab Kutai Timur Gelar Rembuk Stunting 2024: Upaya Bersama Turunkan Prevalensi Stunting

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur lewat DPPKB melangsungkan Rembuk dan...

Perkembangan Pembangunan IKN di Kutai Kartanegara: Menuju Kota Masa Depan yang Berkelanjutan

Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur - Pemindahan Ibu Kota Negara...