Ekonomi Dunia: Pertumbuhan Melambat, Inflasi Meningkat, Masyarakat Bersiap

Date:

Jakarta – Pertumbuhan ekonomi global terprediksikan menjadi pelan pada tahun 2024, dengan berbagai faktor yang berkontribusi. Seperti perang di Ukraina, kenaikan harga energi dan pangan, serta pengetatan kebijakan moneter oleh bank sentral.

Lembaga Moneter Internasional (IMF) dalam laporan terbarunya menurunkan proyeksi pertumbuhan global buat tahun 2024 menjadi 3,6%, turun dari 4,4% pada perkiraan sebelumnya. Semakin pesannya ini terutama lantaran terdampak perang di Ukraina, yang mengganggu pasokan energi dan pangan serta menaikkan ketidakpastian global.

Kenaikan harga energi dan pangan juga memberikan tekanan inflasi di banyak negara. Bahkan, bank sentral di seluruh dunia merespons dengan menaikkan suku bunga, yang bertujuan buat meredam inflasi dengan memelankan  pertumbuhan ekonomi.

Mantan Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, dalam sebuah seminar baru-baru ini, menyatakan bahwa Indonesia perlu mempersiapkan diri buat terjadinya potensi krisis ekonomi global. Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas fiskal dan memperkuat sektor UMKM.

Indonesia Siap Hadapi Tantangan Ekonomi Global

Meskipun ekonomi dunia terprediksi pelan dan inflasi naik, Indonesia menunjukkan kesiapannya buat menjawab tantangan tersebut. Beragam strategi telah pemerintah ambil dan Bank Indonesia buat menjaga stabilitas ekonomi domestik.

Di antaranya ialah pemerintah telah meluncurkan beberapa program buat memperkuat ekonomi nasional. Seperti Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Program Strategis Nasional (PSN). Program-program ini fokus pada pengembangan infrastruktur, kenaikkan daya saing industri, dan penciptaan lapangan kerja.

Bank Indonesia juga mengambil langkah proaktif dengan menaikkan suku bunga acuan buat meredam inflasi. Bank Indonesia juga terus memantau kondisi ekonomi global dan akan mengambil tindakan yang butuh buat menjaga stabilitas makroekonomi Indonesia.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengatakan bahwa Bank Indonesia akan terus memantau perkembangan ekonomi global dan mengambil tindakan yang penting buat menjaga stabilitas makroekonomi Indonesia.

Ia juga mendorong masyarakat buat berhati-hati dalam berbelanja dan menaikkan literasi keuangan.

Masyarakat Bersiap : Upaya Bersama Menuju Ketahanan Ekonomi

Di tengah bayang-bayang perlambatan ekonomi global dan kenaikan inflasi, masyarakat Indonesia menunjukkan semangat pantang menyerah dan mengambil tindakan buat mempersiapkan diri. Kesadaran kolektif buat membangun ketahanan ekonomi semakin menguat, ditandai dengan beragam upaya yang individu maupun kolektif lakukan.

Meningkatkan Literasi Keuangan

Masyarakat kini semakin sadar akan pentingnya literasi keuangan buat menjawab gejolak ekonomi. Beragam seminar, workshop, dan edukasi online marak terselenggara, mendorong masyarakat buat memahami konsep keuangan dasar, mengelola keuangan pribadi dengan bijak, serta berinvestasi dengan cerdas.

Menabung dan Berinvestasi

Di tengah ketidakpastian ekonomi, menabung dan berinvestasi menjadi strategi utama buat membangun ketahanan finansial. Masyarakat mulai memprioritaskan menyisihkan dana darurat, mencari alternatif investasi yang aman dan menguntungkan, serta memanfaatkan platform digital buat mempermudah pengelolaan keuangan.

Membangun Usaha dan Meningkatkan Keterampilan

Kesempatan di tengah krisis dimanfaatkan oleh banyak orang buat memulai usaha atau menaikkan keterampilan yang menjanjikan. Pelatihan-pelatihan vokasi dan kewirausahaan yang masyarakat ikuti, mendorong lahirnya wirausahawan-wirausahawan baru yang tangguh dan inovatif.

Peran Penting Pemerintah dan Swasta

Pemerintah dan swasta turut mengambil peran penting dalam mempersiapkan masyarakat menjawab ekonomi global. Berbagai program dan kebijakan telah meluncur, seperti pelatihan vokasi, bantuan modal usaha, dan subsidi buat kelompok prasejahtera.

Dengan kata lain, masyarakat Indonesia menunjukkan ketangguhan dan semangat pantang menyerah dalam menghadapi persoalan ekonomi global. Demikian pula dengan sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, Indonesia optimis bisa melewati masa-masa sulit ini dan bangkit menuju masa depan yang lebih cerah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Banjir di Kawasan Kutai Barat Meluas, Menggenangi 6 Kecamatan

Air bah di kawasan Kutai Barat tingginya lebih dari...

Pupuk Kaltim Beri Reward Kepada 15 Distributor Terbaik sebagai Apresiasi Kinerja selama 2023

PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) mengadakan acara penghargaan...

Pemkab Kutai Timur Gelar Rembuk Stunting 2024: Upaya Bersama Turunkan Prevalensi Stunting

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur lewat DPPKB melangsungkan Rembuk dan...

Perkembangan Pembangunan IKN di Kutai Kartanegara: Menuju Kota Masa Depan yang Berkelanjutan

Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur - Pemindahan Ibu Kota Negara...