Ma’ruf Amin menyatakan bahwa masa kewajiban memiliki sertifikat halal pada produk-produk UKM terutama ketika belum terlaksananya kesiapan. Pihak kementerian terkait telah memperpanjang kepemilikan dokumen kehalalan UKM hingga Oktober 2026. Awalnya, pemenuhan sertifikat tersebut telah dikebut, namun banyak yang belum teredukasi.
Perpanjangan Pengurusan Sertifikasi Halal MUI
Keputusan perpanjangan masa mengurus sertifikasi tersebut bukan sebuah penundaan. Wapres menegaskan bahwa pemerintah memberi relaksasi kepada pelaku UKM. Penundaan sangat erat kaitannya dengan kurangnya edukasi hingga advokasi.
Target capaian untuk mendapatkan dokumen halal baru terpenuhi 4 juta dari 10 juta. Kementerian Koperasi akan melakukan pengawalan proses tersebut melalui penguatan literasi untuk pelaku usaha. Langkah nyata telah diwujudkan dengan koordinasi Pemda setempat.
Rekomendasi Tutorial Mendapatkan Sertifikasi Halal MUI untuk UKM
Kebutuhan memiliki dokumen halal UKM ada kalanya menemui kendala, sehingga meninggalkan kesan rumit. Untuk lebih mudahnya, Anda bisa menjalankan lima tips berikut:
1. Memahami Seluruh Ketentuan dan Prosedur
Langkah awal, pemilik bisnis harus mempersiapkan SJH sebelum mendaftar untuk memperoleh dokumen kehalalan. Regulasi yang mendasari ketentuan ini ada pada HAS 23000. Ketika penerapan SJH telah sepatutnya terlaksana, maka perusahaan dapat memenuhi kriterianya.
2. Melengkapi Dokumen Terkait
Beraneka ragam dokumen guna memperoleh sertifikat harus pelaku bisnis penuhi, seperti:
- Saat proses pengesahan dokumen halal BPJPH, Anda perlu mempersiapkan SIUP, NKV, IUMK, IUI serta NIB.
- – Jenis serta nama produk.
- – Semua jenis bahan baku serta tata cara mengolahnya.
- – Mempersiapkan dokumen jaminan kehalalan agar tetap berkesinambungan proses produksi.
3. Segala Macam Dokumen yang Mendukung Bahan-bahan
Demi memperoleh sertifikat halal, maka Anda perlu menggunakan bahan-bahan dasar yang juga terjamin kehalalannya. Pelaku bisnis kecil bisa mencari tahunya dari label yang tertera pada kemasan. Tahapan pengecekan produk juga dapat Anda lakukan melalui situs resmi MUI.
Pengecekan terkait nama bahan, produsen, waktu berlakunya telah melalui pencatatan, sehingga memudahkan pelaku bisnis ketika mengunduhnya. Selain itu, segala informasi yang tertera juga dapat Anda screenshot sebagai dokumen pendukung.
4. Seluruh Peralatan Harus Terjamin Penanganannya
Keseluruhan peralatan yang berkaitan dengan proses produksi tak boleh mengandung turunan babi. Demi menjaga hal tersebut, maka semua peralatan hendaknya tersimpan pada tempat khusus. Anda pun perlu memikirkan keamanan peralatan pencucian. Sebaiknya Anda pisahkan penggunaannya dengan peralatan yang sifatnya pribadi.
5. Menghubungi LPPOM Setempat
Ketika menghadapi kendala yang menimbulkan kebingungan, Anda dapat menghubungi LPPOM MUI. Pelaku UKM dapat dengan mudah terhubung demi mendapatkan solusi atas permasalah yang terjadi.
Keuntungan Memiliki Dokumen Kehalalan Produk
Pelaku UKM dapat menikmati keuntungan setelah mendapatkan dokumen kehalalan produknya, seperti:
1. Produk Pasti Terjamin
Sesudah mendapatkan dokumen kehalalan, maka produk makanan atau minuman telah terjamin. Sebab, mulai dari proses pembuatan hingga produk jadi terjamin kualitasnya.
2. Memperluas Jangkauan Pasar
Kegunaan memiliki dokumen kehalalan selanjutnya yaitu akan memperlebar jangkauan demi pemasaran produk berjalan lancar. Kini jangkauan pasar tidak lagi terpadu di dalam negeri, target luar negeri pun dapat terlampaui.
3. Kepercayaan Konsumen Terus Meningkat
Masyarakat semakin kritis dalam memilih produk olahan makanan serta minuman. Label serta dokumen penting tentang kehalalan akan membantu membuat konsumen semakin percaya bahwa produk aman.
4. Poin Penjualan yang Unik
Hadirnya dokumen kehalalan dapat menjadi USP, sehingga produk menampakkan keunikan daripada produk milik pesaing. Hal ini juga akan membantu menaikkan angka penjualan.
Kabar mengenai penundaan pemberlakuan aturan pengurusan sertifikat halal MUI menjadi kabar baik bagi pelaku UKM. Anda juga mendapat kemudahan saat mengurus sertifikat tersebut karena mendapatkan edukasi serta literasi dari pemerintah daerah setempat.